Jati Diri Bangsa

Sangatlah arif bila setiap orang mau dan mampu mempertahankan jati diri bangsanya. Hal ini bisa belajar dari orang Jerman yang selalu menggiring setiap orang yang datang ke Jerman untuk mau dan mampu menunjukan jati dirinya lebih membela Jerman dibandingkan dengan Negara asalnya. Seperti orang-orang yang belajar ke Jerman seolah-olah di cuci otaknya untuk cinta pada Jerman dan mengabdikan dirinya untuk kepentingan Jerman. Sehingga salah satu upaya yang dilakukan bagi orang Jerman selalu menggunakan bahasa Jerman dibandingkan dengan menggunakan bahasa lain. Di Jerman jarang orang menggunakan bahasa Inggris. Kendatipun ada hanya di pusat-pusat perbelanjaan besar, di pemerintahan atau di pelayanan Internasional.

Ketika berkunjung ke Jerman terasa sangat rapih memperhatikan pengaturan alat transportasi yang serba teratur antara bis, kereta api ataupun kendaraan pribadi. Bahkan di tempat tempat-tempat selter orang asik menunggu kedatangan bis dan kereta api listrik. Satu hal yang sangat menarik ketika berhenti di selter telah tersedia informasi antara peta, jadwal kedatangan bis, jadwal keberangkatan bis. Sehingga setiap orang bisa memastikan naik apa jam berapa bila akan menuju ke sebuah kota lain. Asalkan bisa membaca peta dan bisa memperkirakan lamanya kendaraan itu di perjalanan. Pasti akan tepat waktu dan tepat sampai di tempat tujuan.

Ketika berada di Jerman mencoba menelusurui berbagai sudut perdagangan. Ternyata harga jual sebuah produk lebih murah jika dibandingkan dengan di Belanda ataupun di Itali dan di Prancis.  Walaupun jika dibandingkan dengan di Indonesia pasti lebih murah di Indonesia karena kalau di Indonesia ukurannya rupiah kalau di jerman adalah euro. Namun orang Indonesia lebih menyenangi tas Merk GUCCI ataupun Prada dan Hermes dibandingkan dengan merk yang ada di Jerman.

Yang sangat menggembirakan ternyata orang Jerman welcome terhadap orang orang Islam, baik yang berasal dari Turki, Afrika ataupun dari belahan Emirat. Sehingga wajar bila berjalan-jaln di Jerman banyak ditemukan orang Islam. Walaupun banyak diperjual belikan berbagai jenis anggur mungkin hanya untuk menghangatkan kondisi tubuh karena cuacanya sangat ektrin. Walaupun kondisinya ada terik mata hari tetap saja udaranya dingin. Pergantian cuaca ketika penulis berkunjung ke Jerman tidak dalam hitungan hari ataupun minggu bahkan bulan tapi dalam hitungan waktu saja cuaca ekstrim terasa sekali.

Dari kondisi yang ektrim mendorong jerman lebih mengedepankan vokasional dan bisnis karena dengan menghasilkan berbagai insutri yang aplikatif dan implementatif serta bisnis yang mapan membuat Jerman bisa menarik imigran untk membangun dan mengembangkannya. Apalagi jerman berada di tengah-tengah benua eropa.

Tentang alkautsarbandung

Sekolah Islam Alkautsar Bandung
Pos ini dipublikasikan di motovasi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s